Kamis, 01 Agustus 2013

sepucuk surat usang untuk mu



Hari kedua di awal Agustus 2013

Dari pengagummu yang pengecut....

Hai kau! Apa kabarmu? Apakah baik? Tentu saja kau baik. Pasti gadis itu bersamamu saat ini. Benar bukan? Kau sedang bercanda dan bercengkrama dengannya? Kau sedang tersenyum bersamanya? Aku sudah menduganya. Itu pasti..
             
Lalu bagaimaa kabar gadis yang sedang bersamamu? Aku bisa menjamin dia luar biasa baik. Kau tahu? Dia sudah lama memimpikan untuk bersanding denganmu. Dan kini mimpinya telah terwujud. Aku ikut tersenyum mengetahuinya.

Kau! Pemilik mata sipit dengan kulit putih! Dengan lesung di pipi kiri. Dengarkan aku! Aku benci memohon. Namun kali ini, aku akan melakukannya. Bukan untuk kebahagiaan ku, tapi justru untuk kebahagiaan mu

Aku mohon padamu, pergilah dari hidupku. Ajak bayang-bayangmu menghilang ke ujung dunia. Aku tak ingin melihatmu lagi. Sudah cukup kau menggoreskan luka itu di hatiku! Sudah cukup kau membuatku berlinangan air mata! Sudah cukup kau membuatku merintih menahan rasa sakit!

Jangan beri harapan kepadaku jika kau tak akan pernah mewujudkannya. Jangan tersenyum dan bermanis-manis kepadaku jika bukan aku yang kau inginkan. Jangan memujiku atau meninggikanku jika kau hanya ingin menjatuhkanku.

Pergilah kau...
Bersama dirinya.




`                                                                                   dari
                                                                                   Akku ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


author by